Saya sekedar sharing artikel yang bermanfaat ini, yang saya dapat dari blog sebelah.(sumber bisa dilihat diakhir artikel ini).
” aku lagi download file 3,5gb sudah hampir 1 bulan belum selesai, baru
69 persen yang sudah di download, rata-rata 5-10 seed saja kalau lagi
rame bisa lebih. mungkin seed nya lagi kecil atau koneksi internet nya
cuma 153kbps…”
mamang@yahoo.com
Saya follow up satu posting yang masuk ke blog saya,
sedikit saja akan saya tanggapin tapi kalo di muat di kolom komentar
kebanyakan.. mungkin saya akan coba postingkan aja….
Kebanyakan provider internet di indonesia, terlalu banyak menawarkan
berbagai bonus saat promosinya dengan berbagai penawaran tampa
mempertimbangkan kepuasan pemakainya,dan kebanyakan orang hanya melihat
kecepatan puncak dari trafict tampa beban.
yang harus dipahami bagi pengguna internet adalah seberapa besar
kecepatan rata-rata koneksi Internet dari penyelengara internet (ISP) ?
ditambah dengan penawaran dari ISP yang menulis dengan kapital
“UP TO” (maksudnya
mungkin speed nya bisa lebih besar dari kapasitas standar). Itulah
sebabnya ada hal yang harus di perhatikan dalam pengukuran kecepatan
akses internet ini,dalam pengetesanya ada point yang kadang membuat
kita menjadi bingung, sehingga perlu di ketahui hasil ukur kecepatan
aksesnya.
Ukuran baku yang umum di indonesia adalah dengan menentukan besaran Banwidht adalah
bps (bit per second), dan 1 Byte = 8 bit Bila koneksi kita 512 kbps maka kecepatan kita sebernarnya adalah
512 kbps : 8 bit = 64 kBps, jadi akses download maksimal (kecepatan puncaknya)
64 kBps
bila di lihat kasus diatas om mamang hanya punya akses 153 kbps :8 =
19 kBps saja, itupun pada kondisi puncak. kalo itung-itungan saya itu :
1 kB = 1024 byte
1 MB = 1024 kB
1 GB = 1024 MB
1 GB = 1024 x 1024 x 1024 = 1073741824 byte
atau mendekati 1.000.000.000 byte (1 milyar byte)
file yang di akan di download 3.5 GB jadi :
3.5 GB =3584 MB = 3670016 kBps
3670016 kBps :60 sec =61167 mnt =1019 jam =
42.5 hari
yang artinya anda harus nunggu dua minggu lagi dari sekarang untuk 100% complete
(mungkin ada itungan lain bisa di compare)
saya salin sedikit dari webnya mas
Gunawan Muhammad Fajar, tentang cara pengukuran bandwidth yang di tawarkan dari provider sebelum kita berlangganan
bandwidth yang disewa dari provider dan paket apa yang disewa. Ini
juga akan mempengaruhi hasil pengukuran kecepatan akses internet.
Beberapa paket yang lazim digunakan :
– Paket
Dedicated rasio 1:1, Misal pelanggan
berkangganan internet dedicated 512kbps 1:1, maka Bandwidth 512 kbps
menjadi hak penuh satu pelanggan dan tidak dibagi dengan pelanggan lain.
– Paket
Dedicated rasio 1:2, misal pelanggan
berlangganan internet dedicated 512 kbps 1:2, maka bandwidth 512 kbps
dipakai secara bersamaan untuk dua pelanggan. dua pelanggan bersaing
dalam menggunakan bandwidth 512 kbps. Semakin besar pembaginya semakin
menurun bandwidth yang diperoleh, namun semakin murah harganya.
–
Paket Burstable atau Up to, sejumlah bandwith
dengan ukuran tertentu dibagi pakai untuk banyak pelanggan. Misal paket
Up to 1 Mbps. Satu pelanggan bisa memperoleh bandwidth sampai satu mega
bit per second, tetapi biasanya tidak ada garansi minimal bandwidth yang
diperoleh. Contoh paket ini adalah telkom speedy. Jadi jangan berharap
terlalu banyak memperoleh nilai ukur yang sebesar maksimal yang
diberikan. Kalau bisa sampai maksimal keuntungan bagi anda. Dengan lebih
sering mengukur kecepatan akses internet paket ini dapat memberikan
gambaran rata-rata kecepatan yang diperoleh.
Setelah beberapa hal diatas kita mengerti dan fahami saatnya mengukur
kecepatan internet. Seberapa jauh kecepatan akses internet antara
harapan dan kenyataan dapat dimengerti. Ada beberapa cara yang bisa
dilakukan, masing-masing cara memiliki kekurangan dan kelebihan. Menurut
saya pakailah beberapa cara dan lakukan dalam beberapa kali pengukuran.
Kesimpulan bisa diambil jika sudah dilakukan pengukuran beberapa kali.
1. Test Download File yang cukup besar dari beberapa server tertentu.
Melakukan test download merupakan cara mengukur kecepatan akses
internet yang simple dan cukup realible. Hasilnya dapa t dilihat dengan
melihat transfer rate pada pop-ip windows.
Saya contohkan downlod dari :
http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.11.7.tar.gz
File kernel Linux sebesar 44,4 Mb.
Anda Bisa melakukan download file lain yang lebih besar misal video dari server lain atau dari
Rapidshare, search file yang akan di download melalui
INEEDFILE. Lokasi mencari file untuk di download yang cukup bisa diandalkan, selain torent search. Contoh Result dari
Kernel.org ada di gambar bawah:
Diperoleh transfer rate sebesar 119 KB/Sec, ingat satuannya adalah
Byte Per Second, yang berarti Banhwidth yang diperoleh dari ISP adalah
119 KBps x8 = 952 kbps.
sumber : https://inconcept.wordpress.com/2010/02/11/mengukur-kecepatan-download-dan-bandwidth-internet/